BIAR GAMBAR YANG BERBICARA

Photo AlbumPOJOK WATES KEDIRI & BUNG KARNO (1)Jun 3, '08 2:20 AM
for everyone
Bicara " Jejak Tapak Bung Karno di Jawa Timur", senantiasa kita tertuju pada satu tempat, BLITAR. Tak salah memang. Karena Bung Karno dimakamkan di Blitar, rumah kediaman Kakak Kandung BK dan Orang Tua BK (nDalemGebang/ Istana Gebang) juga di Blitar.

Tak jauh dari Blitar, di sebuah dusun yaitu Krapak, Desa Pojok, Kecamatan Wates Kabupaten Kediri (30km utara Blitar) juga terdapat tempat yang sebenarnya sangat lekat dengan "perjalanan hidup BK".

Bukan sebuah Rumah Mewah apalagi Istana. Hanya sebuah rumah berdinding bambu gaya gebyog, yang masih sama seperti dulu kala BK sering berkunjung ke lokasi ini.

Rumah Pojok Wates ini dulunya adalah milik Raden Mas Surati Soemosewoyo. RM.S.Soemosewoyo adalah kerabat dekat Raden Soekemi Sosrodihardjo, ayahanda BK.

Tak banyak literatur yang menyebutkan RM Soemosewoyo jika kita mengaitkannya dengan kebesaran nama BK. Hanya jika membaca buku Kisah Cinta Inggit dan Bung Karno "Kuantar Ke Gerbang" yang ditulis oleh Ramadhan KH (1981), nama Soemosewoyo ada disana.

Dihalaman 29, disebutkan bahwa saat Bung Karno akad nikah dengan Inggit di Bandung, Soemosewoyo yang manjadi wakil dari keluarga Pak Sukemi Sosrodihardjo.

Juga di halaman 65, disebutkan, saat BK dan Bu Inggit berkunjung ke Blitar untuk sungkem pada kedua orang tuanya, Pak Soemosewo lah yang menjemputnya di stasiun kereta api Blitar.

Ini hanya sepenggal kisah mengenai Soemosewoyo, seorang spiritualis yang juga menjadi penasehat spiritualis BK sejak kecil, hingga BK menjadi Presiden.

Pasca Proklamasi 1945, dan saat Ibu Kota RI dipindahkan ke Jogyakarta, Bung Karno sempat beberapa kali berkunjung ke rumah Pojok Wates ini. Selain silaturahmi dengan kerabatnya juga untuk "nyekar" ke makam RM.S.Soemosewoyo, tak jauh dari rumah ini.

Menurut RM.Harjono, putra RM.Sayid Soemodihardjo (adik Soemosewoyo) yang kini mendiami rumah kuno ini, saat BK tinggal di Surabaya bersama kedua orang tuanya, hingga BK kuliah di THS (ITB Bandung), sering di kunjungi BK. Bahkan kamar khusus untuk BK pun masih dijaga dan dirawat dengan baik, meski apa adanya. Dan Harjono pun tak berniat untuk merenovasi atau mengubah bentuk rumah warisan itu menjadi bergaya apapun. " Ini saksi bisu BK dalam perjalanan hidup dan perjuangan", tandas Harjono mengakiri perbincangan.


=====

nantikan selengkapnya//
ganang@journalist.com


DSC04340.JPG
  
DSC04344.JPG
  
DSC04355.JPG
  
DSC04359.JPG
  


omahemafia88 wrote on Jun 3
Terimakasih, ini menambah bahan literatur tentang BK.
jeancuk wrote on Jun 5
menambah jamak tentang sejarah dan tafsir atas SOEKARNO ...
penelusuran yang luar biasa
salut kang ....

ditunggu juga arsip2 dari DIGUL, ENDE, BENGKULU maupun PRAMBANAN
zainalasrory wrote on Jul 11
keren, n aseli banget
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help